Cari

Narasi Kearifan

Pada hidup yang sebentar, menjadi berarti adalah mutlak

Hijrah Blog Baru

Dear kawan, saat ini saya telah membuat blog baru dengan domain

www.ibnusyahri.com 

Maka setelah hari ini, postingan blog saya sudah tidak di sini lagi. Semoga dengan rumah yang baru ini, saya bisa lebih semangat dan serius lagi dalam menulis. Terima kasih

Mari berkunjung ke rumah saya yang baru😀

Selamat Datang Cinta

IMG_2199

Siapa yang menduga lintasan takdir kita akhirnya berpadu. Sebaris kalimat yang kuucap, menjadi awal untuk melalui hidup yang paling ranum bersamamu. Mengubah kegundahan menjadi ketenangan. Melarutkan rutinitas menjadi penuh berkah.
Tugasku, membimbingmu untuk selalu taat kepada Allah. Begitulah satu dari lima nasihat ketua KUA pada kita.
Tak mudah memang, tapi bukankah kita telah buktikan. Bahwa kesungguhan akan membuka jalan. Lagi pula setelah hari ini, tak ada lagi kesendirian. Sebab setiap rindu telah berjalan beriringan.
Bismillah…
Selamat datang cinta…

Kalau Ada Kata Sambutan Lagi, Aku Pulang!

Sumber: ockym.blogspot.com
Sumber: ockym.blogspot.com

Saya sudah kian jenuh, ketika sang MC mengatakan bahwa acara selanjutnya adalah kata sambutan lagi. Namun kali ini, dari salah satu tokoh yang hadir di ruangan ini. Saya memainkan HP, mengecek foto-foto di Instagram untuk melenyapkan kebosanan. Arloji sudah menunjukan hari kian siang, namun acara ini belum juga memasuki intinya.

Saat sang tokoh pilihan itu menyampaikan pidato, tiba-tiba saja seorang di sebelah saya mengeluh kesal. “Kalau ada kata sambutan lagi, aku pulang!” Spontan saja, saya yang berada di dekatnya terkejut. Tapi keluhan itu juga menggoda saya untuk tersenyum lucu.

Lanjutkan membaca “Kalau Ada Kata Sambutan Lagi, Aku Pulang!”

Inspirasi Keputusan Besar Rasulullah

IMG_20160327_192122_AO_HDR.jpg

Ini adalah intisari dari tausyiah Ustad Budi Ashari, Lc saat mengisi kajian di Masjid Agung Al Makmur lepas Maghrib semalam. Saya berada di sana, mencoba untuk meresapinya sebaik mungkin. Selamat menikmati🙂

Dalam sejarah kenabian, kita selalu menemukan cerita bagaimana Rasulullah selalu tepat dalam mengambil sebuah keputusan. Bahkan dalam kondisi yang sangat pelik sekali pun, Rasulullah tetap dapat mengambil keputusan dengan baik. Ternyata, ada inspirasi besar yang selalu tertanam dalam benak Rasulullah. Inspirasi itu adalah sejarah masa lalu dari ummat-ummat terdahulu.

Lanjutkan membaca “Inspirasi Keputusan Besar Rasulullah”

The Revenant: Bertahan Karena Dendam dan Cinta

NULL

“Selama kau masih bernafas, kau berjuanglah,” Glass

Mulanya saya penasaran, mengapa film besutan Alejandro Gonzales Inarritu ini berhasil menyabet banyak penghargaan. Selain itu, kehadiran Leonardo de Caprio dalam film ini juga menjadi pertimbangan. Sebab, aktor satu ini memang cukup ciamik dalam berakting.

The Revenant, bercerita tentang para pemburu. Mereka terlibat konflik dengan suku Indian Ree. Sebenarnya ini  bukan konflik mereka secara langsung. Hanya saja, salah seorang perempuan dari suku Indian ini diculik oleh pemburu lainnya. Hal inilah yang membuat suku Indian Ree berang. Mereka jadi beringas, membunuh para pemburu mana pun yang ada.

Lanjutkan membaca “The Revenant: Bertahan Karena Dendam dan Cinta”

Tentang Suara Hati, yang Semestinya Kita Dengar

 

IMG_20160116_181004_AO_HDR

Tema Indika FM pagi ini menarik, yaitu tentang titik balik kehidupan. Menceritakan beragam kisah orang-orang yang memutuskan masa lalunya yang kelam. Salah satunya adalah Totok, ia adalah mantan penjudi. Hampir setiap hari ia berjudi, sampai-sampai lupa keluarganya. Bahkan untuk mengurus dirinya sendiri pun ia tak peduli, seperti makan dan mandi.

Namun ia menyadari, bahwa sebenarnya uang judi itu tidak ada berkahnya. Meskipun ia menang namun ia tetap merasa hampa. “Jadi sebenarnya memang gak ada nikmatnyalah uang judi itu,” ungkapnya.

Lanjutkan membaca “Tentang Suara Hati, yang Semestinya Kita Dengar”

Alif dan Caranya Menularkan Keceriaan

IMG_20160101_190019Saya percaya bahwa dalam hidup kita. Selalu ada orang-orang yang secara sengaja dititipkan Tuhan untuk meringankan hidup kita. Ia berada di sekitar kita, menjalani rutinitasnya seperti biasa. Tapi bagi kita, mereka adalah penyeimbang kehidupan. Mereka memang bukan orang yang sempurna, namun itulah istimewanya. Ketidaksempurnaan mereka adalah penawar dari kepenatan hidup. Saat daurah kemarin, kami menemukan orang yang demikian. Ia adalah Alif.
Lanjutkan membaca “Alif dan Caranya Menularkan Keceriaan”

Sosok Antagonis itu Bernama Toa

IMG_20151231_075931_AO_HDR
Jika ada sosok yang paling antagonis selama daurah. Maka saya kira, semua orang akan sepakat bahwa sosok tersebut adalah toa. Ya, suaranya yang melengking di waktu-waktu yang tak menentu. Selalu saja membuat perasaan jengkel. Saya sendiri pernah tersentak , karena tiba-tiba saja mulut toa itu sudah di telinga saya. Lalu menjerit sesuka hatinya. Ia tidak peduli terhadap mimpi-mimpi indah saya saat tidur siang itu. menjengkelkan sekali.
Lanjutkan membaca “Sosok Antagonis itu Bernama Toa”

Kucing Berbulu Kusut yang Bertamu Malam-Malam

IMG_20151216_224738_HHT[1]
Seekor anak kucing datang ke kediaman saya malam ini, padahal jarum jam telah menunjukan pukul 11 malam. Tubuhnya mungil, dengan bulu berbelang dua yang kusut. Kucing mungil ini tidak bersuara, ia mengejar saya saat keluar hendak ke kamar mandi.

Ternyata, ia telah menunggu saya di tangga balai. Malam ini, karena hendak menulis saya memang tidur pada sebuah balai kecil di samping rumah.Setelah menunaikan urusan di kamar mandi, saya mengangkat kucing malang ini ke balai. Ia mengelus-ngeluskan kepalanya pada tangan saya. Menatap saya sejenak, lalu mengelus bulu kusutnya kembali.
Lanjutkan membaca “Kucing Berbulu Kusut yang Bertamu Malam-Malam”

No Time for Love

supergrandpas
Di kampung saya, ada seorang kakek yang cukup unik. Kalau ia melintas bersama sepeda tuanya, dan orang-orang (yang biasanya anak-anak) menyapanya dengan kalimat, “Kek, I love you”. Maka , kakek tersebut secara spontan akan membalas, “no time for love”. Kami pun secara spontan pula cekikikan mendengarnya. Dan kakek itu terus berlalu, tak peduli pada orang-orang kampung yang terus cekikikan menertawakannya.

Karena prilaku uniknya itu, kami pun menggelari kakek ini dengan sebutan Kakek I Love You. Bagi saya, itu adalah kata-kata asing yang pertama kali saya dengar. Khususnya pada kalimat, No time for love. Meskipun tak sepenuhnya memahami arti kalimat tersebut, tapi saya terkagum-kagum pada kakek itu. Saya penasaran, dari mana kakek ini belajar bahasa Inggris.
Lanjutkan membaca “No Time for Love”

Gathering Blogger Aceh

image

Objek Wisata Greenland Aceh Besar dalam dua hari ke depan, akan menjadi lokasi perhatian para bloger Aceh. Karena di tempat ini akan berlangsung gathering para bloger Aceh.

Bertemu dengan para bloger tentu punya kesan tersendiri bagi saya. Orang-orang kreatif yang selama ini interaksinya hanya di alam maya, kini saya  bisa bertatap muka langsung di dunia nyata.
Lanjutkan membaca “Gathering Blogger Aceh”

Front of the Class: Aku Tak Ingin Tourrete Menang

Front_of_the_Class_poster
Sepintas Brad adalah lelaki yang sempurna. Ia memiliki wajah yang tampan, tubuh yang gagah. Hanya saja, ia kerap mengeluarkan suara-suara aneh. Suara itu mirip cegukan dan cukup menganggu. Setelah diselidiki, ternyata Brad terkena tourette syndrome yaitu gangguan neurologis di mana otak mengirim sinyal untuk tubuh. Ini seperti bersin, sesuatu perintah otak yang tak tertahankan.
Lanjutkan membaca “Front of the Class: Aku Tak Ingin Tourrete Menang”

Hobi Tak Bisa Dihakimi

10431474_855482564462200_4889592122366168219_n
Hobi adalah pilihan hidup yang sulit dimengerti. Sulit, jika tidak kita sendiri yang menjalani. Karena hobi merupakan keputusan hidup yang sangat personal. Di sana, orang melibatkan seluruh perasaannya. Sebab melalui hobi tersebutlah orang merasakan, “inilah diri saya”.

Demi sebuah hobi, banyak orang rela melakukan apapun di luar nalar kita. Mendaki gunung, memanjat tebing, memelihara hewan berbisa, meninggalkan segala kemewahan demi sebuah travelling, menghabiskan banyak waktu demi sebuah karya seni. Semua itu, mereka jalani sepenuh hati.
Lanjutkan membaca “Hobi Tak Bisa Dihakimi”

Blog di WordPress.com.

Atas ↑