IMG_1531Yasharmizal menarik tangan saya. Anak kecil itu tampak tergesa-gesa. Kami keluar dari gedung, lalu berlari menuju tempat penjual mainan. Dengan wajah mengiba, ia menunjuk sebuah pesawat mainan yang digantung. Meskipun saya tak mengerti bahasanya. Tapi saya mengerti apa yang ia maksud. Saya terdiam. Sebenarnya bukan saya tidak ingin membelikan pesawat mainan itu untuknya, hanya saja saya bersama relawan sudah membawa banyak mainan untuk anak-anak Rohingnya ini.

Continue reading “Gondi-Gondi Amanullah”

Iklan